Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cek sebelum Beli: Bahan, Jenis, Panjang dan Kualitas Tegek

Cek Bahan, Jenis, Panjang dan Kualitas Joran Tegek.JPG


Secara umum, joran 'tegek' atau pole rods adalah batang atau tangkai pancing super praktis di mana senar atau tali pancing utama biasanya diikat secara langsung pada bagian tali atau benang ujung joran. Tali ujung atau tip-top line merupakan tali bawaan 'tegek' dengan diameter tertentu dan relatif pendek yang lazimnya menempel pada bagian paling ujung ruasnya. 

Fungsi utama benang atau tali ujung 'tegek' adalah untuk memudahkan penggunanya mengikat senar atau tali pancing utama. Sayangnya, seiring dengan pengalaman khususnya para mania 'tegek', benang atau tali pada ujung joran ini kerap memberi tantangan-nya tersendiri misalnya tali ujung semakin pendek atau bahkan terlepas sehingga perlu diganti atau diperbaiki. 

Tips: Lapisi bagian tali ujung yang terhubung dengan ujung 'tegek' dengan lem super lengket sebelum digunakan atau lakukan modifikasi. Jangan terlalu sering membiarkan ujung 'tegek' terbenam ke dalam air terutama air payau atau pun air laut sebab karakteristik-nya yang super korosif dapat memengaruhi kekuatan atau daya lengket benang atau tali ujung joran. 

Selain menghindari tali atau benang ujung 'tegek' terbenam atau terendam dalam air terlampau sering, saat kail tersangkut, jangan menariknya secara paksa menggunakan joran secara langsung, tapi cobalah untuk meraih senar utama pada bagian ujung benang, belit senar pada keempat jari tangan, genggam lalu tarik perlahan - lahan.

Terlepas dari persoalan tali ujung, jika tidak begitu diperhatikan memang tampilan joran atau tangkai 'tegek' relatif sederhana atau biasa – biasa saja, tapi sebenarnya joran ini dirancang super kreatif dan inovatif sehingga mudah digunakan atau pun dibawa saat perjalanan menuju fishing spot. Kualitas bahannya pun relatif beragam dari yang biasa hingga yang berkualitas super bagus. 

Terkait bahan, ruas atau ros 'tegek' terbuat dari beberapa material pilihan yang diproduksi secara masal yaitu carbon fibers atau carbon fibres, fiberglass, carbon composites dan juga bamboo. 

Bahan/Material 'Tegek'
  • Carbon fibers 
Carbon fibers memiliki karakteristik super kuat dan juga ringan disertai tingkat sensitivitas yang sangat bagus sebagai salah satu bahan untuk membuat peralatan olah raga termasuk piranti memancing, tapi di balik kualitasnya yang andal harganya lebih mahal dibandingkan fiberglass. 

Selain relatif lebih mahal, 'tegek' yang terbuat dari full carbon fibers cenderung atau bahkan lebih kaku dibandingkan dengan fiberglass. Namun kelebihannya, mulut ikan mudah tersangkut kail saat joran dihentakkan. Kelebihan lainnya adalah ringan sehingga tidak membuat mudah lelah saat digunakan memancing. Sensitivitas-nya juga memudahkan mania 'tegek' merasakan dan merespon strike sign. 
  • Graphite
Apakah graphite fibers dan carbon fibers sama? Keduanya cenderung identik karena pada dasarnya graphite fibers dan carbon fibers sama - sama serat karbon dan juga memiliki kesamaan dalam struktur atom pembentuknya. Perbedaannya terletak pada kandungan serat karbon, karakteristik dan aplikasinya. 

Graphite fibers memiliki persentase kadungan serat karbon kurang lebih 4% lebih tinggi dibandingkan dengan kadungan serat karbon pada carbon fibers sekitar 95%. Di sisi lain, pure graphite relatif lebih rapuh dibandingkan carbon fibers. Graphite umumnya diaplikasikan pada peralatan ATK seperti pensil tulis, sedangkan carbon fibers umumnya digunakan dalam pembuatan peralatan olah raga dan juga peralatan memancing termasuk blank 'tegek'. 
  • Fiberglass 
Fiberglass memang tidak semahal dan semumpuni carbon fibers, tetapi aplikasinya sebagai salah satu material atau bahan pembuatan 'tegek' oleh beberapa produsen joran dimaksudkan untuk menekan biaya produksi dan menjangkau berbagai kalangan angler melalui produk - produk yang relatif ekonomis. 

Fiberglass tidaklah buruk walaupun penggunaan bahan jenis ini menjadikan joran relatif lebih berat, kurang begitu sensitif jika dibandingkan dengan 'tegek' berbahan carbon fibers atau carbon composites. Namun, semuanya kembali lagi atau tergantung pada kesukaan pemancing itu sendiri dengan karakteristik joran yang sesuai dengan selera atau keperluannya. 
  • Composites 
Carbon composites merupakan kombinasi atau perpaduan antara carbon fibers atau sejenisnya dengan fiberglass sehingga sensitivitas joran melebihi fiberglass walaupun tidak sekuat carbon fibers. Pada intinya, perpaduan kedua material ini bertujuan untuk mendapatkan kekuatan, sensitivitas dan durabilitas pada sebuah joran tanpa terkecuali 'tegek'.
  • Bamboo 
Bamboo atau bambu merupakan salah satu jenis bahan baku pembuatan 'tegek' tradisional yang ramah lingkungan dengan harga relatif super murah atau bahkan bisa diperoleh secara gratis. Karakteristik alami bambu berbeda – beda tergantung jenisnya. 

Ciri – ciri batang bambu yang ideal dijadikan sebagai bahan baku pembuatan joran adalah daging batang relatif tebal, umur batang bambu cukup tua /semakin tua semakin bagus, bagian batang yang akan digunakan lurus. Beberapa jenis batang bambu yang umumnya digunakan sebagai bahan baku pembuatan joran antara lain bambu betung atau petung, ampel, cendani, bambu kuning, serik, legi, bambu batu dan lain sebagainya.

Kelemahan menggunakan batang bambu sebagai bahan baku pembuatan joran yaitu rentan terhadap serangan kutu bambu atau kabubu. Lubang – lubang yang mereka buat menjadikan joran rentan patah atau rusak. Oleh karenanya, joran tradisional berbahan dasar bambu perlu dilapisi cat/varnish disertai cairan anti kabubu. 

Masih terkait inovasi joran ya, untuk memenuhi kebutuhan pasar selain terkait bahan,  produk 'tegek' dewasa kini ada yang dilengkapi dengan ring guide dan mini reel. Ukurannya juga relatif variatif seperti joran pada umumnya. 

Jenis – jenis 'Tegek' 
  • 'Tegek' polos 
'Tegek' polos yang dimaksud adalah joran yang tanpa dilengkapi ring guide atau pun reel senar dan paling umum digunakan oleh para mania 'tegek'. Kelebihan 'tegek' jenis ini antara lain lebih praktis ketika hendak menghubungkan benang atau tali ujung dengan senar pancing utama. Saat mendaratkan ikan, tanpa perlu menggulung senar melalui reel dan relatif lebih mudah dibersihkan setelah digunakan. 

Kelemahannya yaitu panjang senar atau tali pancing utama yang dapat digunakan  relatif lebih terbatas dibandingkan 'tegek' kolong dan jika saat strike benang atau tali ujungnya tiba – tiba copot maka senar utama dan kail juga ikut terbawa ikan. 
  • 'Tegek' kolong 
'Tegek' kolong merupakan jenis 'tegek' yang dilengkapi ring guide atau kolong senar dan reel pancing mini sehingga daya tampung senar relatif lebih panjang. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi ketika tanpa diduga tiba – tiba tip-top joran lepas atau ruas 'tegek' patah saat strike, maka peluang untuk tetap dapat mendaratkan ikan masih ada.

Kelemahan 'tegek' jenis ini lebih cenderung pada perawatannya yang memerlukan perhatian lebih terutama saat mengganti salah satu ruas-nya dan waktu yang sedikit lebih lama saat mengikatkan senar utama. 
  • 'Tegek' bambu 
'Tegek' bambu atau bamboo pole rods tidak jauh berbeda dari 'tegek' polos atau yang umum digunakan para manianya. Hal mendasar yang membedakannya adalah bahan bakunya yaitu batang atau pohon bambu yang diraut secara manual atau menggunakan mesin hingga berbentuk layaknya joran 'tegek'. 

Kualitas 'tegek' bambu sendiri tergantung pada usia dan jenis batang bambu yang digunakan. Kelebihan 'tegek' ini adalah harganya yang relatif sangat terjangkau dan tampilan-nya yang bersahaja. Dalam hal kekuatan, sensitivitas dan durabilitas yang lumayan baik di kelasnya menjadikannya layak dijadikan sebagai salah satu pilihan para mania mancing. 

Panjang 'Tegek' 

Panjang 'tegek' sangat variatif mulai dari 180 cm – 1000 cm atau bahkan lebih. Umumnya, beda ukuran harganya juga relatif di mana semakin panjang maka harga yang ditawarkan juga relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan yang tidak begitu panjang. 

Berapa meter panjang joran atau tangkai 'tegek' yang ideal? Menurut hemat saya, pilihan dengan kisaran panjang 360 cm - 450 cm dengan action Hard/H (Kaku) atau Extra Hard (Super Kaku) akan jadi pilihan yang ideal. Jika pada joran hanya tertera jenis taper maka kode F/Fast (kaku) atau XF/Extra Fast (super/ekstra kaku), MF/Medium Fast (lumayan kaku). 

Pilihan 'tegek' dengan ukuran yang relatif lebih panjang dengan kisaran 540 cm atau lebih juga bagus karena lemparan umpan dapat menjangkau area yang lebih jauh, tapi jorannya juga perlu diimbangi kualitas bahan yang super bagus, ringan, kuat, extra hard action /super kaku dan budget yang lebih.

Berikut ini adalah beberapa pilihan 'tegek' aneka brand atau merk yang kiranya perlu dipertimbangkan: Tenkara OGK, Shimano Catana Garuda, Maguro Warrior, Shimano Borderless, Optima Blasé, Kenzi Claris, Kenzi Black Phanter, Exori Yacuzi, Goldenfish Gaifu, Iguruai King Catfish, Genz-Q Assassin, dan lain - lain. Mahal? Kan ada Cicilan 0%..:)

Rangkaian kail 'Tegek' 

Rangkaian kail pancing 'tegek' boleh menggunakan yang sederhana saja, berikut ini adalah beberapa contoh rangkaian kail yang lazimnya digunakan oleh para mania 'tegek': 

Rangkaian Kail Pancing Tegek Sederhana.JPG

Keterangan: 

Rangkaian kail #1 Adalah contoh yang paling sederhana untuk memancing ikan di parit – parit irigasi atau kanal air/gorong - gorong, kolam atau sungai. 

Rangkaian ke #2 Menggunakan swivel atau kili – kili bertujuan untuk mengantisipasi terplintirnya senar. Umum digunakan saat memancing di danau, muara atau di laut. 

Rangkaian ke #3 Memakai swivel dan pelampung untuk tujuan yang lebih kompleks yaitu mengantisipasi senar terplintir, mengatur tingkat kedalaman kail serta umpan di dalam air dan sekaligus sebagai pemberi tanda saat terjadi strike. Karet gelang atau karet pentil pada lubang kenur atau senar pelampung difungsikan untuk mengatur tingkat kedalaman kail beserta umpan dengan menggeser-nya ke atas atau ke bawah. 

Penggunaan rangkaian lebih dari satu kail bertujuan untuk meningkatkan potensi dan kuantitas strike. Namun terkadang cenderung lebih merepotkan saat memasang umpan, melepas kail dan pemakaian umpan relatif boros. 

Kualitas 'Tegek' 

Bagaimana ciri – ciri joran 'tegek' dengan kualitas bagus? Relatif ringan yaitu bobotnya di bawah 500 gr atau lebih ringan akan semakin baik. sedikit sambungan atau tiap- tiap ruasnya relatif panjang dan saat diangkat atau direntangkan ke depan secara horizontal joran tidak melengkung, tapi lurus dan nyaman saat digenggam. Jika tidak, maka pertimbangkan kembali sebelum membeli. 

Merawat 'Tegek' 

Apa yang perlu dilakukan untuk merawat 'tegek'? Setelah digunakan, boleh langsung dibilas dengan air lalu keringkan atau boleh juga dengan melepas ruas joran satu per satu dengan membuka penutup atau grip yang terletak pada bagian bawah gagang 'tegek'. 

Gunakan spons halus dan sabun untuk mencuci. Mencuci ruas 'tegek' satu per satu sebaiknya dilakukan pasca memancing di pinggir muara atau laut, tujuannya adalah untuk membersihkan butiran - butiran pasir yang tanpa sengaja masuk melalui sambungan joran dan kristalisasi air laut yang menempel pada ruas tegek. 

'Q&A' 

1. Joran 'tegek' untuk memancing yang bagaimana? 

Joran jenis 'tegek' umumnya digunakan untuk teknik memancing yang sekali ‘plung, plok, det’. Apalagi maksudnya tuh? Maksudnya umpan dicemplungin ke dalam air, kalau strike langsung tarik. Teknik yang relatif lebih simple karena tanpa perlu menggulung senar melalui perantara ring guide dan reel. Ya, seperti itulah lazimnya teknik ‘negek’ atau ‘nuldul’.

Jadi, 'tegek' umumnya digunakan untuk memancing ikan di area atau spot mancing yang tidak begitu dalam seperti kolam ikan, rawa, sungai, danau, area pinggir muara, pantai atau dermaga menyesuaikan dengan panjang joran dan juga senar utama yang digunakan. 

Target jenis ikannya pun beragam seperti ikan mujair, ikan nila, kosa, gabus, lele, tompel, ikan tomat, ikan sori, bojor, pogot, baronang, titang, kuweja hingga kerapu berukuran relatif kecil hingga sedang. Selain untuk memancing ikan, joran 'tegek' juga sangat efisien dan cocok untuk memancing salah satu Crustacea terutama udang.

2. Senar utama pancing 'tegek' pakai yang bagaimana? 

Boleh menggunakan senar biasa atau senar PE atau boleh juga kombinasi PE dengan senar leader atau jenis tali pancing apa saja yang kebetulan sobat punya, tapi yang paling saya sarankan adalah gunakan senar leader bening atau super clear secara menyeluruh agar tingkat samaran tali lebih baik dalam air. 

Note: Gunakan senar leader sebagai senar utama secara menyeluruh jika sobat menggunakan 'tegek' polos. Namun jika menggunakan 'tegek' kolong gunakan gunakan senar PE sebagai senar utama dan di bagian ujungnya sambungkan senar leader.

3. Bagaimana memperkuat ruas 'tegek' yang rentan patah? 

Ruas 'tegek' ter-ujung dan ke-dua dari ujung khususnya pada bagian pangkal atau sambungannya adalah yang paling rentan retak pada sebagian tegek, sedangkan pada bagian yang tidak jauh dari sambungan (sebelum sambungan) pada dua ruas tersebut adalah yang paling rentan patah. Solusi yang saya tawarkan mungkin tidak keren, tapi relatif efektif yaitu menambah lapisan isolasi kabel dengan cara melilitkan-nya secara menyeluruh pada dua bagian ruas tersebut. 

Kekurangan cara ini adalah ruas pada bagian ujung tidak bisa diperpendek melalui sambungan dan membuatnya kurang praktis jika dibawa. Sisi baiknya, lilitan isolasi kabel relatif mudah dilepas dari ruas atau ros 'tegek'. Alternatif lainnya adalah dengan meneteskan cairan lilin pada kedua bagian ruas tersebut atau melapisinya dengan cairan lem. 

4. Apa yang dimaksud dengan joran custom? 

Joran yang telah dirubah bagian fisiknya sehingga nampak benar - benar berbeda, misalnya ruas pada bagian ujung joran, tali ujung, tiptop, ring guide, reelseat, warna atau bagian lainnya diganti atau mengalami perubahan sesuai dengan keinginan atau selera pemiliknya. Kustomisasi joran secara massif umumnya dilakukan oleh para mania mancing yang kurang begitu puas dengan kualitas, kinerja ataupun tampilan bawaan standar joran yang telah mereka beli. Selain kustomisasi sendiri, 'tegek' jenis custom juga sudah ada yang diproduksi oleh beberapa produsen joran. Jadi, akan lebih menghemat waktu dibandingkan dengan melakukannya sendiri.

5. Apa perbedaan 'tegek' dan joran? 

Joran dan 'tegek' merupakan dua kata yang membentuk klausa yang berarti tongkat relatif panjang di mana pada bagian ujungnya senar atau tali pancing diikat. Jadi, ketika ada topik perbincangan/diskusi atau judul artikel membahas tentang memancing ikan maka 'tegek' yang dimaksud adalah joran yaitu joran 'tegek' atau pole rods, pales atau tongkat pancing tegek. Selain itu, mancing 'Negek' berarti memancing ikan menggunakan joran 'tegek' atau pole fishing.

6. Bagaimana sensasi strike joran 'tegek'? 

Sensasinya tidak jauh berbeda bila dibandingkan dengan piranti ultra-light fishing, yoy. Kalau ultra-ligth fishing (casting/jigging) joran melengkung reel berderit, tapi kalau 'negek' atau pole fishing terlebih di laut, joran melengkung senar berbunyi. Bunyi ini biasa terjadi saat senar tegang menahan beban dan bergesekan dengan udara. 

7. Apakah joran pelepah termasuk kategori 'tegek'? 

Ya, beberapa jenis pelepah pohon khususnya palem dapat dijadikan alternatif atau digunakan untuk 'negek'. Joran ini termasuk jenis tegek super sederhana yang digunakan ‘mumpung dan ala-kadarnya’ oleh segelintir orang hingga sekarang terutama bagi mereka yang tinggal di rural atau isolated area. Di balik kesederhanaan-nya, joran ini mengingatkan kita betapa memancing bisa sangat sederhana, apa adanya, tapi menyenangkan. 

Kesimpulan 

Blank 'tegek' juga diproduksi seperti joran pada umumnya, memiliki karakteristik yang relatif variatif menyesuaikan dengan karakteristik bahannya. Jadi, sobat harus jeli memilih mana yang sesuai dengan karakteristik atau keperluannya masing – masing guna mendapatkan pengalaman memancing yang baik. Perlu diketahui bahwa tingkat ‘kekakuan’ pada tiap – tiap 'tegek' sangatlah dipengaruhi oleh karakteristik bahan dan juga daya lentur joran itu sendiri. 

Tak kalah penting, 'tegek' yang tahan banting sekalipun sebaiknya tidak digunakan dengan gegabah atau dalam hal ini 'be careful', kecuali jika uang bukanlah apa - apa atau 'hal kecil' untuk sobat . Happy shopping dan terimakasih🙏

I Gede Suta Kastawan
I Gede Suta Kastawan Blogger dan Angler Morowali. Pengelola blog mancingasik.com

Posting Komentar untuk "Cek sebelum Beli: Bahan, Jenis, Panjang dan Kualitas Tegek"