Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Joran Pancing Ultra light atau Light Casting Pilih Mana, yang Pendek atau yang Panjang?


Joran casting cangkek Jagero 802 UL.JPG


Joran pancing ultra light atau light casting kian hari memang kian diminati oleh para pemancing, terutama yang baru mulai tertarik memancing dengan teknik casting. 

Sebelum membeli joran yang akan dipakai dalam kurun waktu yang lumayan lama, pastinya ada banyak hal esensial yang sudah seharusnya jadi bahan pertimbangan, salah satunya ya ukuran panjang atau pendeknya joran.

Kenapa ukuran panjang atau pendeknya joran pancing begitu penting? Ini karena panjang atau pendeknya joran entah itu ultra light atau light casting akan memengaruhi beberapa faktor seperti:

  • jarak lemparan; 
  • akurasi lemparan;
  • ketegangan senar; 
  • sensasi strike;
  • durasi strike; 
  • ring guide joran;
  • packing joran; 
  • fishing spot. 

1. Jarak lemparan

Panjang atau pendeknya joran casting akan menentukan jauh dekatnya jarak lemparan lure, semakin panjang jorannya maka daya lontarnya juga semakin kuat. Ini artinya akan membuat jarak lemparan bisa menjadi lebih jauh tanpa terlalu banyak menguras tenaga.

Tidak perlu sampai mengambil ancang – ancang yang berlebihan supaya lemparan bisa mencapai jarak atau area yang diinginkan. Sebaliknya, daya lontar joran yang relatif lebih pendek cenderung menjadikan jarak lemparan tidak bisa sejauh jarak yang bisa dicapai ketika memakai ukuran joran yang lebih panjang.

Kalau keduanya dibandingkan daya lontar dan jarak lemparannya, walaupun memakai beban lure yang sama dan sama – sama mengikuti arah angin, jarak lemparan joran panjang tetap akan lebih unggul plus lebih hemat tenaga.

Jadi, semakin tinggi titik lontar joran maka semakin jauh potensi jarak lemparan yang dihasilkan, atau semakin panjang joran, daya lontar pada bagian ujungnya akan semakin bagus sehingga jangkauan lemparannya bisa lebih jauh. Belum lagi kalau diimbangi dengan berat lure yang memadai, 7 gram atau yang lebih berat akan membuat jarak lemparan bisa lebih maksimal.

Terkadang, lemparan lebih jauh lebih banyak potensi strike. 

2. Akurasi lemparan 

Keunggulan joran yang relatif pendek adalah akurasi lemparannya yang bagus, dalam artian akan lebih tepat sasaran sehingga lontaran akan mengarahkan umpan ke tempat yang sesuai dengan yang diinginkan.

Umumnya, akurasi dibutuhkan untuk menjangkau spot – spot yang relatif sulit di jangkau supaya lure tidak tersangkut pada ranting – ranting pohon, semak – semak, rumput dan lain sebagainya. 

Jika dibandingkan dengan joran casting yang lebih panjang, akurasinya jelas tidak sebaik joran yang lebih pendek, tapi setidaknya masih lumayan atau cukup bagus.

3. Ketegangan senar

Memakai joran yang ukurannya relatif lebih panjang dapat membantu angler menjaga ketegangan senar dengan lebih baik ketika mengikuti manuver atau arah pergerakan ikan saat memberi perlawanan sehingga peluang lepasnya ikan semakin kecil. 

Selain itu, dengan ukurannya yang relatif lebih panjang juga memudahkan angler menjauhkan jarak senar dari area yang bisa membuatnya terputus saat mengatasi perlawanan ikan.

4. Sensasi strike 

Memakai joran yang ukurannya relatif lebih panjang tentu akan memberi sensasi casting yang lebih terasa saat ikan melawan dibandingkan dengan joran yang ukurannya lebih pendek. Kenapa bisa begitu?

Sebab yang pertama kali melengkung atau mendapat beban entah saat terjadi tarikan atau hentakan ikan adalah ujung joran. Dari ujung joran kemudian titik tumpu beban utamanya berpindah ke bagian tengah atau pangkal sesuai dengan tingkat kelengkungan joran.

Ini berarti semakin panjang ukuran joran cenderung akan memberi beban yang seharusnya biasa - biasa saja menjadi terasa lebih berat sehingga membuat sensasi casting jadi lebih mengasikkan.

5. Durasi strike 

Dalam hal durasi, joran casting dengan ukuran lebih panjang akan mengulur waktu strike menjadi lebih lama kalau dibandingkan dengan joran yang relatif lebih pendek walaupun jenis tapernya sama. Nah, khusus angler yang memang suka mencari kepuasan batin dalam hal memancing, bukankah yang begini yang dicari – cari?

Semakin lama strike maka akan terasa semakin memuaskan, memicu adrenalin sampai dag – dig – dug – der. Pokoknya betul – betul ‘narasa’ orang bilang.

Taper (action) joran

Apa itu ‘taper’ joran? Taper, dibaca /’teιpә(r) adalah tingkat kelengkungan joran saat menerima atau ketika diberi beban. Lengkungan ini disebabkan oleh karakteristik material joran yang pada dasarnya memiliki daya lentur atau memang bisa melentur. Berdasarkan tingkat kelenturannya, joran dibagi menjadi beberapa taper di antaranya:

  • taper ekstra cepat (sangat kurang lentur);
  • taper cepat (kurang lentur);
  • medium fast taper (lumayan lentur);
  • taper sedang (lentur);
  • taper lambat (lentur sekali).

Tingkat kelenturan mana yang bagus untuk sobat? Kalau memang tujuan castingnya benar – benar cari sensasi (tarikan ikan) maka pilih joran casting yang tapernya lambat atau slow taper, selow kawan. Kenapa? 

Joran yang tapernya lambat bisa melengkung dari ujung sampai ke pangkalnya sehingga durasi strike bisa menjadi sangat lama dan bisa lumayan melelahkan.

Untuk taper sedang, hanya akan melengkung sampai pertengahan atau sekitar 60 persen dari panjang batang joran. Tingkat kelengkungan ini cocok untuk sobat yang kalau mau cari sensasi strike bisa lumayan dapat dan ikannya juga lumayan cepat didapat.

Joran dengan taper cepat tingkat kelenturannya sekitar 20 persen saja dari ujung joran. Kelebihan joran dengan tingkat kelenturan seperti ini cocok untuk mengalahkan ikan dalam durasi yang lebih cepat.

Sedangkan yang tapernya tipe ekstra cepat bisa dibilang agak lumayan kaku dengan tingkat kelenturan yang kurang dari 20 persen dihitung dari ujung joran. 

Tingkat kelenturan yang sangat cocok untuk sobat yang memang tidak suka basa – basi, memberi ikan kesempatan untuk lari apalagi sampai melepaskan diri.

Jadi, semakin cepat taper joran maka persentase kelengkungannya semakin berkurang dan durasi fight dengan ikan relatif bisa menjadi lebih singkat.

Joran dengan taper cepat hanya akan melengkung 20 persen pada bagian ujungnya, tingkat kelengkungan medium fast dan medium taper kurang lebih 30 dan 60 persen.- Wikipedia. 

Bagaimana cara mengetahui kode taper pada joran? Kode untuk taper joran sebagai berikut:

  • XF (Extra Fast) = ekstra cepat;
  • F (Fast) = cepat;
  • MF (Medium Fast) = lumayan cepat;
  • M (moderate) = sedang;
  • S (slow) = lambat. 

Lalu, apa yang membedakannya dengan kekuatan joran? Kekuatan (power) joran adalah tingkat kemampuan joran ketika menerima atau menahan beban. Dengan kata lain, kalau beban yang diterima sudah melebihi kemampuannya, joran bisa saja patah atau sensitivitas kelenturannya bisa berkurang.

Jadi jelas bedanya, kalau taper itu tingkat kelenturan saat atau ketika joran diberi beban, sedangkan kekuatan joran adalah kemampuannya dalam menerima atau menahan beban. 

Kelenturan joran selalu berbanding lurus dengan kemampuan atau kekuatannya. Artinya semakin berat beban yang diterima maka joran akan semakin melengkung. Kalau tidak, ya patah.

Kode untuk kekuatan joran:

  • UL (Ultra Light) = sangat ringan; 
  • L (Light) = ringan;
  • M (Medium) = lumayan ringan;
  • MH (Medium Hevy) = lumayan berat;
  • H (Heavy) = berat;
  • XH (Extra Heavy) = sangat berat.

Letak kode tulisan untuk taper atau kekuatan jorannya di bagian mana? Untuk kekuatan joran, sobat coba cek label pada sarung atau kain pembungkusnya, atau bisa juga tertulis pada bagian butt joran. 

Sedangkan untuk kode tapernya, coba tanyakan ke penjualnya. Itulah sekilas tentang taper (action) dan kekuatan (power) joran, kita lanjut ke poin berikutnya yaitu:

6. Ring guide 

Ring guide tidak hanya sekedar ada atau dipasang begitu saja pada joran tanpa ada perhitungan atau alasan mendasar terkait fungsi atau kegunaannya seperti:

  • jumlah ring guide; 
  • jarak pasang;
  • diameter lubang 'keramik’;
  • material atau bahan ‘keramik’; 
  • kaki ring guide. 

Semakin banyak jumlah ring guide yang digunakan akan membuat lemparan menjadi lebih baik dan membuat joran jadi lebih responsif sehingga beban akan terdistribusi secara lebih merata. 

Mengenai jarak, tujuan utamanya adalah membantu menghubungkan senar sampai pada ujung joran dan memindahkan daya lontar joran ke senar dan lure sehingga lemparan menjadi lebih jauh dan lebih akurat.

Tujuan lainnya lebih mengarah ke sisi ekonomi yaitu untuk menghemat jumlah pemakaian ring guide. Walaupun jumlahnya dibatasi untuk penghematan, tapi tidak serta merta mengesampingkan fungsi atau tujuan penggunaannya.

Selain itu, Jika lebih diperhatikan, semakin mendekati ujung joran, jarak ring guide akan semakin dekat dengan ukuran lubang yang relatif kecil – kecil. Kenapa?

Sebab bagian yang itu adalah area paling sensitif terhadap beban dan juga rawan atau rentan patah. Itulah kenapa pemasangan ring guidenya berdekatan supaya area yang rentan bisa memindahkan beban dengan cepat ke area yang lebih mampu bertahan.

Sementara itu, lubang ring guide yang hanya berkisaran 2 – 5 mm atau bahkan kurang dari 2 mm, selain mempercepat proses pemindahan beban juga berfungsi meningkatkan jangkauan cast dan sensitivitas joran sehingga akurasinya bisa menjadi lebih baik lagi.

Umumnya, joran yang jumlah ring guidenya lebih banyak adalah yang bagus sekali kalau dipakai casting. Lebih banyak dalam artian tidak juga sampai terlalu berlebihan (mubazir), hanya sesuai keperluan saja.

Sebagai contoh, berikut ini adalah jumlah ring guide berdasarkan performa dan panjang blank joran khusus casting versi CRB:

Performa joran standar:

  • 6’6” = 9 pieces;
  • 6’9” = 9 pieces; 
  • 7’0” = 9 pieces; 
  • 7’3” = 9 pieces; 
  • 7’6” = 9 pieces;
  • 7’9” = 9 pieces; 
  • 8’0” = 9 pieces. 

Performa joran pro:

  • 6’6” = 10 pieces; 
  • 6’9” = 10 pieces;
  • 7’0” = 10 pieces;
  • 7’3” = 10 pieces;
  • 7’4” = 10 pieces; 
  • 7’6” = 10 pieces; 
  • 7’9” = 10 pieces;
  • 8’2” = 12 pieces;
  • 8’6” = 12 pieces. 

Apa bedanya performa joran casting standar dan pro? Jumlah penggunaan ring guide, jarak pasang ring guide berdasarkan sudut kelengkungan atau blank joran dan kualitas ring guide (zirconium, material frame baja stainless).
Penggunaan ring guide yang lebih banyak bertujuan mengurangi suara atau getaran senar, membantu joran dan mengurangi bentuk sudut sekecil mungkin saat senar melintas dengan syarat ring guidenya ringan dan berukuran sangat kecil.

Intinya, semakin panjang joran jumlah ring guidenya juga menyesuaikan dan kemungkinan harganya juga bertambah apalagi yang berbahan anti karat dan tahan gesek seperti Fuji ring guide atau sejenisnya.

Material ring guide 

Material atau bahan yang selintas mirip ‘keramik’ pada ring guide yang umumnya digunakan antara lain:


Torzite (Fuji Titanium Torzite)

Digadang – gadang sebagai material ring guide terbaik oleh beberapa kalangan angler karena sangat halus, ukuran super kecil, sangat ringan dan lebih keras dibanding Silicone Carbide (SiC). 

Polesan keramik yang super halus sehingga mampu meredam gesekan tanpa kehilangan durabilitas atau daya tahannya, terlebih pada cincin dengan diameter lubang yang relatif super kecil.

Silicon carbide (SiC)

Diantara material ring guide Fuji yang terkenal keras, SiC adalah yang paling populer di kalangannya. Ringan, licin dan mampu mengatasi gesekan senar dengan jenis coating fluorocarbon ataupun polyurethane dengan sangat baik.

Nanolite

Nanolite merupakan ring guide tackle Amerika berbahan dasar zirconia atau Zirconium yang menawarkan kualitas ketahanan ‘keramik’ yang bagus dan juga ringan. Bahan keramik ini juga mampu menahan gesekan senar dengan daya kikis yang luar biasa.

Alconite (Fuji alconite)

Alconite cenderung mengarah pada desain dan konstruksi dalam membuat cincin ring guide dengan diameter lubang yang kecil disertai ketahanan yang hampir setara dengan material SiC. 

Walaupun harganya tergolong bersahabat, Fuji alconite telah dikembangkan menjadi lebih ringan dibanding SiC, hardloy ataupun aluminium oxide dengan permukaan yang begitu halus.

Nanoplasma

Nanoplasma adalah ‘keramik’ ring guide besutan tackle yang berasal dari Amerika berbahan dasar titanium nitrade yang kekuatannya disebut - sebut layak disandingkan dengan SiC.

Silicon Nitrade

Material ‘keramik’ ring guide ini juga digunakan sebagai bahan untuk membuat ball bearings pada mesin jet sehingga dalam hal kekuatan, kompresi atau kemampuan meredam panas akibat gesekan senar tidak perlu diragukan lagi.

Hardloy (Fuji Hardloy)

Hardloy merupakan salah satu material ring guide Fuji yang dari segi harga relatif murah dengan tingkat ketahanan yang masih cukup bagus.

Aluminium Oxide

Material aluminium Fuji yang satu ini juga menawarkan harga yang relatif ekonomis dengan kualitas yang boleh dibilang lumayan memuaskan.

Bagaimana cara mengetahui bahan atau material ring guide joran? Sobat bisa melihat label yang biasanya disematkan pada ring guide (joran baru). Kemudian, model kaki ring guide yang pada umumnya digunakan pada joran ada dua yaitu:

  • satu kaki (single foot);
  • dua kaki (two feet). 

Ring guide dengan satu kaki adalah yang lebih sering digunakan pada joran ultralight atau light casting karena relatif lebih ringan dan cenderung lebih sensitif. 

Dengan ukuran yang relatif lebih kecil dan ringan akan membantu mengurangi tekanan beban pada blank joran sehingga kelenturan dan daya angkatnya tetap stabil atau bisa kembali lagi seperti sediakala.

Ring guide dengan dua kaki punya kelebihan dalam hal kekuatan namun sensitivitasnya relatif berkurang dan sedikit lebih berat. Oleh karena itu, ini biasanya digunakan pada joran - joran casting yang menargetkan ikan – ikan besar.

Bahan frame ring guide 

Ring guide frame itu apa? Sederhananya, frame /freιm/ adalah bingkai berbahan metal atau alloy disertai kaki horizontal dan diameter lubang tertentu tempat diletakkannya cincin atau ‘keramik’ pemandu senar. 

Fungsi frame ring guide umumnya untuk melindungi sekaligus menyangga ‘keramik’ supaya tidak lepas dan memudahkan pemasangan ring guide itu sendiri pada joran melalui kaki – kakinya.

Karena perannya dalam menjaga ‘keramik’ pada ring guide juga tidak kalah penting maka materialnya dibuat dari bahan – bahan pilihan seperti:

  • titanium;
  • baja stainless. 

Rangka titanium memiliki karakteristik yang ringan, sangat tahan terhadap korosi namun mudah bengkok atau patah. Untuk harga, setara dengan kualitasnya. Sedangkan baja stainless sedikit lebih berat, tahan karat, tidak mudah patah atau bengkok. Selain itu, harganya juga relatif lebih ekonomis.

7. Packing joran

Packing dalam hal ini akan memengaruhi seberapa mudah atau praktisnya joran saat dibawa bepergian menuju area atau spot - spot casting. 

Joran dengan ukuran yang relatif lebih panjang akan mengalami sedikit kendala jika dibawa menuju perjalanan yang cukup jauh khususnya kalau sampai ke luar kota atau daerah. Menggunakan packing paralon sekalipun, ukurannya juga pasti agak panjang.

Hmm. Sepertinya joran dengan ukuran yang lebih pendek lebih unggul dalam hal ini, “memang benar”. Tapi pabrik joran juga tidak kehabisan akal. Mereka juga berusaha membagi joran casting dengan ukuran yang relatif lebih panjang menjadi beberapa sambungan agar bisa lebih praktis dibawa seperti halnya rotan rod.

Sekedar berbagi pengalaman, joran casting dengan satu sambungan (mid joint) dalam beberapa kali lemparan saya harus sering – sering cek sambungannya supaya saat cast sambungan joran tidak merenggang atau lepas. Apakah pernah lepas saat cast?

Pernah, sekali. Ini karena saya merasa sudah menyambung joran dengan kuat sehingga tidak melakukan recheck untuk menguatkan kembali sambungan tengahnya. 

Jadi tips casting ketika memakai joran dengan sambungan di bagian tengah (mid-joint), walaupun tidak terlalu sering, usahakan tetap ingat memeriksa sambungannya. Kalau longgar, rapatkan lagi.

Sambungan 

Berdasarkan letaknya, sambungan pada joran umumnya ada dua yaitu:

  • sambung tengah atau mid-joint;
  • pangkal atau butt-joint. 

Letak sambungan mana yang lebih bagus? Paling tidak letaknya di bagian pangkal, akan lebih mengurangi resiko patah pada bagian sambungannya. 

Walaupun demikian, joran casting yang letak sambungannya ada di bagian tengah juga cukup bagus. Kalau tetap idealis, yang paling bagus adalah yang tidak ada sambungannya, tapi ya itu, relatif sulit mengemasnya dengan lebih praktis kalau spot tujuan mancingnya keluar kota atau daerah.

Joran yang utuh atau tanpa sambungan lebih cocok untuk spot atau area memancing yang jaraknya relatif dekat – dekat saja sehingga tidak perlu terlalu pusing memikirkan bagaimana packingnya. Toh bisa dibawa utuh – utuh, itu kalau jarak spotnya relatif dekat.

8. Fishing spot 


  • area kolong dermaga 

Joran dengan ukuran yang relatif lebih panjang juga akan mengalami kendala jika area mancingnya adalah kolong – kolong sepanjang dermaga yang pada bagian atasnya dibatasi campuran batu, pasir dan semen permanen. Kendalanya seperti apa?

Untuk mencapai area atau spot sepanjang kolong dermaga kita membutuhkan lontaran yang relatif rendah agar lure tidak sampai membentur pembatas atas dermaga. Joran yang ukurannya relatif panjang start awal lontarannya lumayan tinggi, diakali bagaimanapun juga tetap saja sulit.

Jadi, angler yang memakai joran casting dengan ukuran yang relatif lebih pendek akan memegang kendali permainan pada area atau fishing spot yang seperti ini.

  • muara atau sungai 

Pada area muara atau sungai terpencil yang tertutupi pepohonan rimbun dimana untuk masuk ke areanya saja sulit maka memakai joran dengan ukuran yang relatif lebih pendek juga akan minim kendala. Jadi, sebelum memilih joran untuk casting pikirkan baik – baik, "Sobat lebih sering atau cenderung mancingnya di atau ke mana?"

Kalau lebih sering ke spot yang dekat – dekat dan eksplorasinya juga di sekitaran pinggir pantai maka saya sarankan membeli joran casting yang ukurannya relatif lebih panjang saja dulu. Kenapa? 

Saat masih di rumah, joran pendek terlihat sudah lumayan panjang. Tapi pas sampai di laut sobat merasa joran masih pendek, itu artinya sobat sebenarnya memerlukan joran yang berukuran panjang.

Selain itu, area pinggir pantai tempatnyakan cenderung atau relatif terbuka tanpa ada banyak penghalang atau gangguan untuk melakukan lemparan. Tapi kalau castingnya lebih sering ke tempat – tempat yang jauh dan terpencil, pilihlah joran yang ukurannya relatif pendek atau bisa joran telescopic atau joran antena juga cukup bagus.

Sebenarnya, supaya lebih gampang menentukan pilihan sesuai dengan spot tujuan, "mana yang akan dibawa", sebaiknya sobat punya lebih dari satu koleksi joran pancing khusus casting dengan panjang yang bervariasi.

Satuan ukuran panjang joran 

Supaya nantinya tidak bingung melihat ukuran panjang pada batang joran yang tidak langsung dalam satuan meter atau centimeter melainkan dalam satuan internasional yaitu feet (‘) dibaca 'fi:t' artinya kaki, berikut ini pedomannya:

Pedoman dasar penghitungan:

  • 1’ (feet) = 30,48 (30,5) cm atau 1’ (feet) = 0,3048 (0,305) m;
  • 1” (inci) = 2,54 cm atau 1” (inci) = 25,4 mm. 

Contoh: jika panjang jorannya (length) adalah 8’0”, silakan buka kalkulator hp sobat, jadi begini cara mudah menghitungnya:

30,48 x 8 = 243,84 (244) cm atau 0,3048 x 8 = 2,4384 (2,44) m. Itu kan panjangnya genap 8’0” (feet), bagaimana kalau lebih beberapa inci?

Baiklah kalau begitu, begini caranya:

Misalkan panjang joran = 6’3” (enam feet, lebihnya 3” (tiga inci));

Diketahui: panjang joran 6’0 (feet) = 182,88 cm;

Diketahui: 1” (inci) = 2,54 cm;

3 x 2,54 = 7,62 cm;

Jadi 182,88 cm + 7,62 cm = 190,5 cm.

Angka konversi untuk panjang joran ultralight atau light casting yang lainnya sebagai berikut:

Length (panjang)

  • 5’0” = 152,4 cm;
  • 5’6” = 167, 64 cm;
  • 6’0” = 182,88 cm; 
  • 6’3” = 190,5 cm;
  • 6’5” = 195,58 cm;
  • 6’6” = 198,12 cm; 
  • 6’8” = 203,2 cm;
  • 6’11” = 210,82 cm;
  • 7’0” = 213,36 cm; 
  • 7’3” = 220,98 cm; 
  • 7’6” = 228,6 cm; 
  • 7’9” = 236,22 cm; 
  • 8’0” = 243,84 cm; 
  • 8’6” = 259,08 cm. 

Kenapa tidak langsung centimeter atau meter saja biar lebih gampang? Alasannya bisa seperti ini:

  • penulisan lebih pendek sehingga menghemat space pada joran;
  • produk menargetkan bukan hanya pasar lokal tapi juga pasar global. 

Sekilas info: untuk joran casting, sudah ada yang selain memakai satuan feet juga disertai angka konversinya supaya panjang joran lebih mudah diketahui seperti pada joran inisial 'M' 862, length: 8’6”/2,59 m.

Anyway, untuk pilihan joran casting, yang pertama kali jadi pilihan saya adalah CJ - 802 yang panjangnya 8’0” atau 243,84 cm kalau dibulatkan menjadi 244 cm atau 2,44m. Pertimbangannya waktu itu adalah:

  • spot atau area mancing relatif dekat – dekat saja dari rumah;
  • explorasi spot hanya di sekitar atau sepanjang pinggir dermaga; 
  • joran pancing casting yang lontarannya bisa jauh;
  • teknik casting bisa dilakukan sendirian saja; 
  • budget belum cukup untuk beli lebih dari satu joran casting. 

Waktu itu saya belum tahu banyak tentang joran khususnya casting, tapi saya bersyukur sekali ternyata pilihan saat itu kebetulan tepat dan masih sesuai kebutuhan hingga sekarang ini.

Jadi kesimpulannya adalah pilihlah ukuran joran casting yang panjangnya sesuai dengan yang paling dibutuhkan atau yang akan lebih sering digunakan dulu berdasarkan kecenderungan eksplorasi fishing spot. Sebelum membeli joran pancing, coba cari tahu dulu informasi tentang jorannya seperti:

  • bahan ‘keramik’ ring guidenya apa? 
  • material atau bahan frame ring guidenya apa? 
  • jumlah ring guidenya berapa? 
  • sambungan jorannya ada di bagian mana?
  • apakah solid ataukah hollow carbon? 
  • kualitas reel seatnya bagaimana?
  • taper joran seperti apa?
  • saat dipegang handle jorannya nyaman atau tidak? 

Tips lagi nih.. Kalau seandainya uang belum cukup untuk membeli joran yang benar – benar sesuai keinginan, sebaiknya disimpan dulu sambil cari tambahannya sedikit demi sedikit. Bersabar – sabarlah dulu.

Jangan karena budgetnya belum cukup, yang tadinya ingin beli joran A misalkan, karena saking ngebetnya ingin buru – buru beli joran, yang dibeli malah joran C. Sekedar saran saja sih supaya nantinya tidak kajuru - juru.

Sedikit tambahan lagi, untuk sobat yang kadang - kadang suka casting pakai metal jig atau micro jig, saya sarankan memakai joran yang panjangnya minimal 183 cm – 211 cm (maksimal). 

Kedepannya, akan lebih baik jika sobat punya lebih dari satu joran pancing untuk casting sebagai alternatif kebutuhan untuk situasi, kondisi dan eksplorasi spot yang berbeda. Happy fishing.

I Gede Suta Kastawan
I Gede Suta Kastawan Blogger dan Angler Morowali. Pengelola blog mancingasik.com

Posting Komentar untuk "Joran Pancing Ultra light atau Light Casting Pilih Mana, yang Pendek atau yang Panjang?"