Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mancing Umpan Minnow bisa Strike? Ini Buktinya


Mancing pakai minnow bisa dapat ikan ini.JPG

Halo sahabat angler, selamat datang di situs mancingasik.com. Beberapa menit ke depan dalam situs ini bersama saya I Gede Suta Kastawan akan berbagi artikel seputar dunia mancing. Salam kenal.

Untuk artikel pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi pengalaman memancing mulai dari nol khususnya memancing menggunakan teknik casting. Bagi sobat yang masih bingung atau belum tahu mancing casting itu apa, berikut penjelasannya:
Mancing casting adalah teknik memancing dengan cara cast dan retrieve menggunakan umpan imitasi yang mirip atau menyerupai mangsa ikan – ikan predator.
Awalnya, jujur ada perasaan ragu memakai teknik ini, yang terlintas di kepala pada saat itu ya, “Apa iya ikan mau makan minnow, sebab memakai umpan alami seperti udang, cumi - cumi atau boto-boto asli saja belum tentu dimakan”.

Memang benar bahwa spot memancing terdekat tantangan strikenya sangat besar kawan, alias sering bikin 'boncos maning'. Selain itu, kebanyakan para pemancing di sini masih menganggap teknik seperti ini sebagai cara yang tidak biasa. Jadi bisa dibayangkan ketika sobat melakukan kegiatan yang sama namun memakai teknik berbeda dari kebiasaan yang umum atau biasa mereka lakukan. 

Anehnya, kendati masih ragu, tanpa sadar piranti UL untuk casting yang saya pakai waktu itu sudah lumayan mumpuni yaitu joran Cangkek Jagero - 802, reel mengusung titanium concept Ryobi mini power 800, lure duo internasional 60s.

Kemudian braid, oh tidak pakai pe, leader semua. senar fluorocarbon ukuran 0.33 mm (32 lb 16.8 kg). Maklum, pengaruh sering nonton vlog mancing di sana sini, jadi ya ikut ketularan, bak kutu kena racun. Sebelum lanjut, ada yang paham tidak kenapa aku pakai leader semua? Yang terpikirkan pada waktu itu yaitu jika memakai leader secara keseluruhan pada reel pancing ada untungnya yaitu: 

Action minnow sangat terlihat natural di dalam air, bisa long cast sebab nihil gangguan pada ring guide, meminimalisir faktor lain akibat kesalahan membuat knot dan ada kemungkinan peluang strikenya jauh lebih lebih baik, 'Ngarepnya gitu'.

Kendala saat praktek cuma satu, yaitu senar sering kusut saat melakukan lemparan sebab senar pada reel melebihi kapasitas dengan sifat fluorocarbon yang licin. Sementara yang satunya lagi, sering kali tidak mendapat sambaran. Giliran strike senar putus, atau treble hook lurus dan bahkan pernah sampai patah.

Khusus treble hook yang patah atau dibikin lurus oleh ikan admin baru mengalaminya 3 kali. Satu kali hook patah dan 2 kali lurus akibat sambaran dan tarikan ikan. Alhasil, ikan belum bisa diselamatkan. Nah, setelah pengalaman itu saya mulai berpikir, mulai berbenah walaupun sebenarnya masih belum menerima kenyataan jika minnow kesayangan digondol ikan. Maklum, harganya lumayan kawan.

Hal pertama yang harus diganti adalah senar, beralih ke PE 4.0, leader Subaru Twin Power fluorocarbon berukuran o.37 millimeter, knot penghubung PE dan senar leader relix knot, minnow dilengkapi treble hook 3x strong dengan action sinking, lubang kenur minnow diikat langsung memakai knot berbentuk cincin. Tujuannya supaya minnow dapat memberikan performa terbaiknya memprovokasi ikan - ikan predator.

 Minnow Senses Savior 52sd Sweet Tiger.jpg

Adapun lasan lainnya karena minnow yang satu ini sepertinya sensitif. Selain itu, belajar mengikat lure mengunakan knot atau simpul merupakan ide yang bagus untuk mengantisipasi jika suatu ketika sobat lupa membawa snap atau snap-swivel. Cek Ciri - ciri Minnow Sensitif Seperti Apa?

Sambung cerita, setelah beberapa piranti memancing diperbaiki, beberapa hari kemudian, tepatnya Jumat pagi 27 September 2019 sehari sebelum bulan mati saya kembali berangkat memancing dan berhasil strike kawan.

Mancing pakai minnow bisa dapat ikan.JPG


Mancing pakai minnow dapat ikan mangali.JPG
Lokasi: Dermaga IMIP Morowali

Keadaan air laut pada saat itu memang sangat bagus. Air dalam keadaan pasang, tenang, berwarna biru kehijauan dan relatif keruh.  Aktivitas harian ikan menurut aplikasi tinggi dengan cuaca berawan. Jadi, suasana dan cuaca memancing pada saat itu boleh dibilang ideal, tenang dan adem tanpa perlu takut dehidrasi dan kena radiasi tabir surya berlebih.

Saat itulah momen dimana angler setempat terutama saya sendiri mulai percaya ternyata memancing menggunakan minnow dengan teknik casting bisa strike bahkan di tempat di mana pemancing sering mengeluh karena jarang sekali mendapat ikan. Sensasi puasnya benar - benar ‘Poll’ kawan. Terbayar rasa lelah dan sabar, senang bukan kepalang. Cek Kenapa Ikan Memakan Umpan Minnow? 

Kesimpulannya ya selain menggunakan umpan alami seperti kelomang,  udang, cumi - cumi atau ikan - ikan kecil, memancing di laut juga bisa memakai umpan buatan yaitu minnow. 

Pagi hari saat air laut sudah dalam keadaan pasang, tenang, berwarna biru kehijauan relatif keruh dan disertai angin laut sepoi - sepoi adalah waktu terbaik untuk memancing khususnya menggunakan teknik casting.  Memancing lebih awal atau subuh lebih baik sebab potensi ikan predator mencari mangsa di spot – spot pinggiran lebih banyak. Alternatif waktu atau mayor kali lainnya adalah sore hingga senja hari. Hanya saja durasi waktunya lebih singkat. Jadi, sobat tinggal menyesuaikan dengan kesibukan atau rutinitas sehari – hari.

Terakhir dan tidak kalah penting adalah entah sobat menerimanya ataupun tidak, percaya atau tidak bahwa factor mujur – mujuran, rezeki atau belum rezeki, lucky atau unlucky tetap ada. Jadi, jangan pernah takut atau kecewa kalau seandainya suatu ketika sobat mengalami yang namanya boncos atau sama sekali tidak menangkap seekor ikan pun. 
Kalian tidak akan pernah tahu kalau tidak mencoba. 
Salam satu hobi dari Mancing Asik
Mancing itu, asyik😀

I Gede Suta Kastawan
I Gede Suta Kastawan Blogger dan Angler Morowali. Pengelola blog mancingasik.com

Posting Komentar untuk "Mancing Umpan Minnow bisa Strike? Ini Buktinya"